Sabtu, 14 Maret 2015

Berenang dengan Ubur-Ubur di Danau Tengah Pulau Kakaban

Selasa, 31-12-2013 jam 11.30 saatnya melanjutkan perjalanan kembali menuju pulau Kakaban. Jarak dari pulau Maratua menuju pulau Kakaban ini tidak terlalu jauh, hanya membutuhkan waktu kurang-lebih 45 menit perjalanan dengan menggunakan speedboat. Selama perjalanan menuju pulau Kakaban ini kakiku masih terasa perih luar biasa, benar-benar tersayat karang yang cukup dalam. Selain itu karena kondisi semua basah habis snorkeling di laut jadi terasa begitu lapar, untuk itu kita makan snack ringan yang kita bawa.
snorkelling di Pulau Kakaban
Jam sudah menunjukkan 12.15 guide dan motorist speedboat menyarankan untuk makan siang di atas speedboat. Posisi speedboat berhenti di tengah laut dan bergoyang-goyang, dengan posisi seperti itulah kita makan. Bagi yang tidak tahan dengan posisi makan seperti ini pasti langsung pusing, mual dan muntah, hehe.
Kakaban Island
Setelah makan kita langsung snorkeling di laut pulau Kakaban, sambil menuju ke pinggir tepian pulau Kakaban. Karang di pulau Kakaban ini menurutku lebih bagus dibandingkan pemandangan karang bawah laut di pulau Maratua untuk itu jenis ikan dan hewan lautnya lebih cantik-cantik dan beragam. Temanku Imah dia agak kurang bisa berenang sehingga dia sulit menggerakkan badan untuk menuju tepian pulau, tapi justru terbawa gelombang laut menuju ke tengah laut, hehe. Untungnya guide kami berhasil untuk membawanya ke tepian. Kemudian kita segera naik ke pulau Kakaban menuju danau tengah pulau ini.
Ubur-Ubur adalah icon di pulau ini
Menurutku pulau Kakaban ini lebih istimewa dibandingkan pulau-pulau yang lainnya. Pulau ini terlihat lebih indah dan jernih air lautnya. Selain itu yang menjadi *icon di tempat ini adalah ubur-ubur yang sangat banyak di danau tengah pulau ini. Untuk itu kita segera tidak sabar ingin bersnorkeling di danau tengah pulau Kakaban ini. Sesampainya di danau tengah pulau Kakaban ini ternyata sudah banyak pengunjung yang bersnorkeling. Namun danau ini tetap indah dan sangat bagus, air di danau ini payau sehingga terasa tidak sepenuhnya asin. Sewaktu aku menceburkan diri ke danau satu kata yang terucap, *Subhanalloh…. Begitu banyak ubur-ubur yang berenang dan kadang menabrak di tubuhku. Ubur-ubur di danau ini merupakan jenis ubur-ubur yang tidak menyengat jadi kita bisa memegang dan menyentuhnya.
Ubur-ubur di danau tengah Pulau Kakaban
Guide yang menjaga kami sangatlah baik dia mengajakku untuk agak ke tengah danau. Digandengnya tanganku untuk melihat pemandangan ubur-ubur yang sangat banyak dan terlihat berenang-renang menggemaskan. Subhanalloh, begitu indahnya pemandangan underwater ini. Untungnya kamera DSLR Wahyu bisa dipakai di underwater sehingga bisa dipakai untuk mengabadikan moment disaat berenang-renang dengan ubur-ubur yang sangat banyak.
Ubur-ubur ini bisa dengan leluasa kita sentuh
Jam di tangan menunjukkan 14.00, aku masih asik bersnorkeling dan guide kami memberi kode untuk segera balik menuju speedboat. Untuk itu kita segera naik dan balik menuju speedboat. Ternyata semua sudah menunggu, tapi kita belum terlalu terlambat. Yaa beginilah jika ikut paket wisata semua jadi terikat waktu dan harus ngikutin jadwal guide tour kami.
the beauty of jelly fish
Aku dan Imah foto-foto sebentar di pinggir pulau dan segera naik ke speed dan akan melanjutkan perjalanan ke pulau yang ketiga yaitu pulau Sangalaki. Perjalanan dari pulau Kakaban menuju ke pulau Sangalaki ini tidak terlalu jauh juga,kurang lebih 30 menit perjalanan sudah sampai. Nantinya di pulau Sangalaki ini kita akan melihat dan berenang dengan ikan Pari Manta yang besar jika beruntung bisa menemukannya, hehe ^ ^.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar