Minggu, 15 Maret 2015

Ikan Pari Manta dan Pelepasan Tukik di Pulau Sangalaki

Selasa 31-12-2013 jam 14.30 tibalah kita di pulau ketiga yaitu Pulau Sangalaki sebelum menepi di pulau ini speed kami berhenti di tengah-tengah laut dan melihat ikan Pari Manta yang berjalan di seberang speed kami, sangat begitu besar. Terlihat 2 bule yang sedang snorkeling di sekitar ikan Pari Manta sepertinya 2 bule itu beruntung bisa berenang dekat dengan ikan tersebut. Kemudian kami diturunkan di lokasi tersebut untuk ikut bersnorkeling. Pak motorist speedboat bilang di lokasi ini pemandangan bawah lautnya sangat indah sehingga disebut sebagai akuarium alam yang indah.
Speedboath yang kita tumpangi
Semua penumpang speedboat yang bisa bersnorkeling segera menyiapkan diri untuk terjun ke laut. Termasuk aku tidak mau ketinggalan, dan kali ini aku memakai selaput kaki katak sebagai pengaman. Setelah aku mengamati karang di bawah benar-benar indah dan sangat asri, namun aku tidak berhasil menemukan ikan Pari Manta. Di laut ini aku menemukan beberapa ubur-ubur lagi namun jumlahnya tidak banyak, masih dalam posisi bersnorkeling kemudian tubuhku terhempas-hempas oleh gelombang. Sepertinya gelombang laut agak terlalu besar sehingga agak berat untuk berenang.

Selang beberapa menit bersnorkeling kemudian guide dan motorist memberi kode untuk segera naik kembali ke speedboat. Sepertinya kondisi gelombang laut agak terlalu bahaya, selain itu ternyata ubur-ubur di laut ini ternyata jenis ubur-ubur yang menyengat dan membahayakan bagi yang bersnorkeling. Posisiku masih agak jauh dari speed untuk itu aku harus berenang menuju ke speed agak cukup berat, namun bisa sampai juga dan segera naik ke speed. Alhamdulillah bisa naik dan mencapai speed dan ternyata ada 2 orang yang belum naik, salah satunya adalah Imah sepertiya dia terbawa arus gelombang laut lagi dan harus dievakuasi, hehe.
Tukik yang akan kita lepas ke perairan pantai di Pulau Sangalaki
Setelah 2 orang berhasil dinaikkan kembali ke speed kemudian kita segera menuju ke daratan pulau Sangalaki, disini kita akan melihat tukik dan melepaskannya kembali ke pantai. Aku turun duluan dari speed dan jalan bersama guide menuju posisi penangkaran tukik, sepertinya Imah dan Wahyu masih makan di speed karena sebelumnya mereka belum makan. Untungnya guide tour kami sangatlah baik, sehingga dia menawarkan diri untuk mengambil fotoku di pinggir pantai pulau Sangalaki yang hamparan pasir putihnya sangat memukau.
di Pantai Pasir Putih Pulau Sangalaki
Setelah puas di pantai pulau sangalaki jam 15.00 kita segera kembali menuju speed dan saatnya perjalanan kembali menuju pulau Derawan. Semua sudah lelah dan lapar disaat perjalanan kembali ke pulau Derawan ini saatnya tidur di speed dan sepertinya gelombang laut sudah tidak terlalu besar, sehingga nyaman untuk tidur di dek kapal. Jam 16.00 kita sudah sampai ke pulau Derawan, mengembalikan alat snorkeling dan kembali ke homestay untuk istirahat. Perjalanan mengelilingi ketiga pulau hari ini sangatlah begitu sensasional dan menyenangkan. Thanks God for your good creation the beautifull islands, *Alhamdulillah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar