Senin, 23 Februari 2015

On The Vacation Derawan Island #Transit Tarakan Island

Minggu, 28-12-2013 perjalananku dimulai dari Malinau menuju Tarakan berangkat jam 08.00 pagi dengan menggunakan speedboat. Perjalanan kali ini aku berangkat bersama ke-4 teman SM3T yaitu Imah, Wahyu, Darmawan dan Rahma. Kita akan melakukan vacation liburan ke Pulau Derawan. Perjalanan di speedboat kurang lebih selama 4,5 jam hal ini dikarenakan speedboat yang kita tumpangi sering mengalami kehabisan bensin. Tiket speedboat dari Malinau ke Tarakan seharga Rp 215.000 ya jika dilihat dari lamanya perjalanan menyusuri sungai Malinau harga tiket itu tidak terlalu mahal.
sampai di pelabuhan SDF Pulau Tarakan
Sampai di pelabuhan SDF Tarakan kurang lebih pukul 12.30 suasana cukup panas waktu itu, kesempatan ini adalah untuk kedua kalinya aku singgah dipulau Tarakan. Pulau kecil yang kotanya sudah cukup ramai mirip dengan jalanan di Jogja. Sesampainya di Tarakan kita menginap di Hotel Bahagia, hotel ini atas rekomendasi supir taksi angkot yang membawa kami. Dimana lokasi hotel ini cukup strategis dekat dengan pusat belanja di Tarakan dan dekat pula dengan tempat Konservasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan. Kita menginap semalam saja di Tarakan untuk itu kita memilih penginapan yang murah Rp 150.000 sekamar untuk bertiga.
Hotel Bahagia Pulau Tarakan
Di kota Tarakan ini kebetulan ada anak-anak SM3T lain yang sedang liburan kesini juga untuk itu kita sekaligus ketemuan dengan mereka ada Kareka, Slamet, Galih, Erin, Ijul, Fera, Ika, kita kumpul dan makan bersama di dekat perbelanjaan Ramai. Sepertinya nasib kita sama sebagai anak-anak SM3T yang sedang butuh refresh otak, hehe.
Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan
Sebelum kita akan berangkat ke Derawan, hari Senin, 29-12-13 kita mau menyempatkan untuk mengunjungi Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan yang tidak jauh dari lokasi penginapan kami. Setelah mandi dan prepare kita berlima segera jalan menuju kawasan konservasi yang hanya perlu jalan 10 menit dari penginapan Bahagia, cukup dekat memang. Jam 9.30 kita sudah sampai di pintu masuk dan segera membeli tiket, agak shock memang dengan harga tiketnya yang cukup murah hanya Rp 3.000. suasana hutan mangrove ini sangat sejuk dan dingin pula rasanya benar-benar adem bisa untuk merefresh otak. Padahal kita baru aja jalan di sekitar kota yang sangat panas namun setelah masuk di daerah hutan mangrove langsung terasa dingin begitu saja. Benar-benar suasana yang sangat nyaman.
di Kawasan konservasi Mangrove
Kawasan konservasi mangrove dan bekantan ini tidak terlalu besar sehingga kita bisa jalan-jalan memutarinya sambil melihat beberapa bekantan yang hinggap diantara pohon-pohon. Setelah puas foto-foto dan jalan-jalan jam 10.30 kita segera keluar dan mencari tempat makan karena kita belum sarapan. Kemudian kita segera menuju pelabuhan SDF Tarakan menunggu jemputan speedboat menuju Pulau Derawan.

Jam 12.00 aku, Imah dan Wahyu kita bertiga segera menuju pelabuhan SDF Tarakan dan menemui Pak Anca Derawan, dia yang mengurusi paket wisata kami di pulau itu. Kita memang sengaja mencari paket wisata yang standar 4H3M seharga Rp 1.550.000 dari Tarakan. Perjalanan menuju pulau ini dengan menggunanakan *Derawan Express kita digabung dengan beberapa pengunjung wisata lain dari berbagai daerah ada yang dari Nunukan, Balikpapan dan lainnya. Perjalanan dari Tarakan menuju Derawan kurang lebih selama 4 jam perjalanan, merupakan perjalanan yang sensasional juga mengarungi selat makasar yaitu perjalanan speedboat laut.
Perjalanan speedboat dari Pulau Tarakan- Pulau Derawan
Selama perjalanan di speedboat terasa tergoncang-goncang oleh gelombang, namun karena ngantuk kita bisa tidur pula dan akhirnya lambat laun terlihat pula pulau kecil yang indah, speedboat yang kita tumpangi menepi di perairan laut Derawan yang bening biru indah. 
Sampai di Pulau nan indah *Derawan Island
Satu kata yang terucap *subhanalloh  amazing, akhirnya sampailah juga aku di pulau indah ini. Terimakasih ya Rabb atas kuasa-Mu aku bisa mengunjunginya.

1 komentar: