Sabtu, 28 Februari 2015

Derawan Pulau Eksotis yang Menawan

Setibanya di dermaga pulau Derawan, kemudian langsung kita dibagi penginapan, karena kita ikut paket yang standar jadi penginapan kita dipisah kita tinggal di homestay, *I think it’s good yang penting kita bisa rehat dan tidur, kita menginap di tempat Pak Aji pemilik Homestay Lestari. Setelah rehat sebentar dan berbenah diri kemudian tak sabar kita jalan-jalan menuju pantai Derawan sisi sebelah timur. Dimana hamparan pasir putih dan berderet-deret nyiur melambai-lambai terlihat begitu indahnya. Aku benar-benar merindukan suasana pantai setelah terjebak beberapa bulan di tengah-tengah hutan belantara, hehe.
sisi dermaga kayu Pantai Pulau Derawan
Waktu sore menuju senja yang sangat sebentar ini kita manfaatkan untuk jalan-jalan di tepian pantai Derawan, bisa dibilang ini adalah waktu perkenalan pertama. Setelah itu kita segera pulang menuju homestay mandi dan makan malam di penginapan Lestari 2 yang langsung di atas perairan pantai Derawan. Setelah makan kita singgah ke penginapan Rahma dan Darmawan yang di Lestari 2. Kita main poker di kamar, jauh-jauh datang ke Derawan hanya untuk main poker, hehe. Kemudian ada orang sepertinya guide yang memberitahu kita untuk menyaksikan penyu bertelur. Untuk itu kita segera menuju daerah tepian pantai lagi, ternyata yang ingin menyaksikan penyu bertelur ini sangatlah banyak. Kita harus menunggu waktu hingga berjam-jam sampai jam 23.50 baru penyu yang akan bertelur itu naik ke daratan, dan Alhamdulillah kita bisa menyaksikannya. Ternyata penyu ini benar-benar besar dan bertelur banyak, memang andalan dari Pulau Derawan ini adalah *icon Penyu Hijaunya.
penyu hijau yang nampak ke permukaan laut
Setelah berhasil mengambil gambar dan foto bersama penyu hijau yang sedang bertelur ini langsung kita pulang menuju homestay masing-masing. Mata sudah terasa ngantuk dan lelah, planning kita untuk besok yaitu masih jalan-jalan mengeksplore pulau Derawan dan memutar untuk mengelilinginya.
di Homestay Pulau Derawan
Pagi hari Selasa, 30-12-2013 kita bangun pagi dan semua pengunjung homestay pak Aji semuanya bersiap untuk keliling 3 Pulau yakni Maratua, Kakaban dan Sangalaki, namun waktu itu kita masih harus tetep stay di Pulau Derawan karena kita akan berkunjung ke pulau tersebut esok hari. Itu tidak mengapa, artinya kita bisa puas-puas jalan-jalan menyusuri dan mengeksplore pantai di Pulau Derawan ini dari berbagai sisi.
explore Derawan Island
Ternyata pulau Derawan itu benar-benar pulau yang kecil karena kita menyusuri dari pantai sebelah barat dan menemukan sisi tempat yang telah kita eksplore sore kemarin. Namun di setiap sisi pantai di pulau ini benar-benar indah, dimanapun hamparan pasir putih dan birunya air laut serta kapal-kapal yang berlabuh menjadi suatu pemandangan indah yang tiada habisnya.
di tepian pantai Pulau Derawan dengan kapal-kapal berlabuh
Untuk itu menikmati pantai pulau Derawan dari setiap sudutnya hampir semuanya sudah kita lewati, sampai kita juga menemukan lokasi sekolah dari TK, SD, SMP dan SMA. Setelah menemukan lokasi beberapa komplek sekolah ini kita kemudian bertanya adakah anak SM3T yang ditempatkan di Pulau Derawan ini. Seandainya ada, pastinya akan sangat begitu menyenangkan tiap hari dapat memandangi pantai dan wisatawan yang datang silih berganti. Setelah puas jalan-jalan dan mengeksplore di pulau Derawan ini kita segera kembali ke homestay untuk rehat dan makan.
pantai Derawan yang menawan
Rencana sore nanti kita akan mandi dan naik banana boat, namun sebelum itu kita mau mencari kaos dan cinderamata khas pulau Derawan ini seperti kaos pantai, gelang penyu, gelang dari kerang, sarung pantai, dan lainnya. Setelah tawar-menawar dengan baik yang dilakukan oleh temanku Imah, akhirnya aku dapat membeli kaos pantai 4 dengan harga yang cukup murah @Rp 27.500. kemudian kita menuju tepian dermaga pulau Derawan mengambil gambar foto-foto, di pinggiran dermaga ini kita melihat para pengunjung yang naik Banana boat sepertinya terlihat sangat menyenangkan, untuk itu kita segera menuju pantai pulau Derawan sisi sebelah timur.
wahyu tomo, aminfitriyah, mami *we are partner travelling
Seperti biasa untuk naik banana boat ini sekali memutari pulau Derawan @Rp 200.000 untuk 5-6 orang, karena kita Cuma bertiga saja akhirnya kita bisa menawarnya @Rp 100.000 untuk 3 orang. Perasaan deg-degan juga mau naik bananaboat ini tapi bagi kami bertiga sepertinya speed/kecepatan kurang begitu cepat, hehe. 
naik BananaBoath
Namun kami sudah request untuk menjatuhkan kami di saat di akhir rute, hehe. Begitu menyenangkan refreshing kali ini dan kami bertiga benar-benar jatuh, maksudnya *sengaja menjatuhkan diri, hehe. Karena sudah terlanjur basah kemudian kita mandi ditepian pantai Derawan sambil foto-foto ^ ^.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar