Senin, 31 Desember 2012

Ngandong Beach ~> Menghabiskan hari di Tahun 2012 bersama Camping Mec4_Ric@


Minggu, 30 Desember 2012 kita punya planning untuk kumpul kembali dan bertemu kembali di camping Mec4_Ric@ akhir tahun. Jam 4 sore kita kumpul di tempat Dimas, waktu itu berapapun personil yang akan ikut, aku tidak peduli yang penting aku ingin bersama mereka lagi. Karena ketika pertemuan itu ada sepertinya aku happy sekali, dengan cerita-cerita crazy mereka yang *ngelantur kemana-mana, he.

Benar *tebakan jitu, dan alhasil saya adalah wanita satu-satunya yang kumpul di tempat Dimas, it’s okay sambil menunggu papa Jo, kita sholat magrib dulu kemudian bercandaan yang tidak akan pernah habisnya, (*mengulas masa2 kuliah, ujian, bimbingan dosen, dan kini semua itu benar-benar hanya tinggal sebuah cerita. Dan aku benar-benar merindukan moment ini berkumpul dengan mereka.
peserta camping meca-rica tinggal segini, he
Segera prepare, peserta yang ada yakni Inul, Dimas, papa Jo, mama Roch, Gogon, Adi, Tarom, Umam, dan aku, and tambahan personil Anes dan Yanti yang udah nugu diatas. Seperti biasa kita berangkat jam setengah 8 malam kemudian menjemput Anes Yanti di alun-alun GK, kemudian kita lanjutkan perjalanan menuju Pantai Indrayanti. Perjalanan yang super teman-teman karena sepanjang perjalanan hujan dan jalan wonosari juga padat mungkin karena mau akhir tahun.

Memang pilihan kita bukan untuk *me-selebrasikan awal tahun, namun untuk merayakan kebersamaan di penghujung tahun 2012, he he. Sekitar jam 11 sampailah kita di pantai Indrayanti, namun katanya pantai ini kurang begitu pas untuk ngecamp, alhasil kita pindah haluan lagi menuju Ngandong Beach, sisi sebelah barat pantai Sundak untuk cari camping ground yang pas, dan I think, it’s good. Kita berbenah di mushola, sambil makan 2 bungkus dan 3 lele goreng untuk dimakan ber-12 orang, benar-benar makan malam yang paling enak, he he.

Setelah sholat isyak dengan gerimis yang masih rintik-rintik kita dipaksa untuk tetap mendirikan dome, kita jalan ke barat, dan mendapatkan lokasi buat ngecamp yang cihuy banget, kebetulan memang air laut baru surut, kita benar-benar akan tidur di bibir pantai. Sembari yang cowok mendirikan tenda, yang cewek seperti biasa masak untuk bikin kopi dan mie.
tenda yang telah kita dirikan
Habis itu alhamdulllah setelah, sedari sore kita diguyur hujan, untuk malam itu benar-benar terang, seketika cahaya lembut dari sinar bulan terlihat sedikit demi sedikit. Kita lalu buat api unggun dari kayu bakar yang betul-betul basah, namun dari dua pasang tangan ajaib si Dimas N Tarom, alhasil api unggun itu jadi pula. Let’s go to bakar jagung, kita habiskan waktu bersama malam itu dengan keceriaan ala Mec4_Ric@. Malam itu kita bersama kembali dan membuat cerita lagi.
bakar jagung, buat kopi dan mie
Capek ditubuh datang juga, sehingga kita perlu istirahat. Akhirnya kita tidur terlelap dengan mimpi masing-masing ataupun yang tidak bermimpi sama sekali. Malam yang tidak dingin dan tidak juga gerah, karena kita tidur dengan diiringi angin laut yang benar-benar sepoi-sepoi.

Bangun jam 4.03 lalu sholat subuh di mushola pantai Sundak, habis itu tidur lagi hingga di luar sudah terang benderang, benar-benar pagi yang cerah dan aku semakin tergoda. Air laut pada waktu itu benar-benar surut, sehingga rumput laut yang harusnya tertutup oleh air, kelihatan juga berwarna hijau fresh dan segar.
duduk di permadani rumput laut
Jadi moment foto dengan background rumput laut yang hijau menjadikan suatu yang berbeda pada waktu itu. Karena biasanya hanya biru air laut dengan pasir putihnya, kalau ini mah akumulasi dari ketiganya, benar-benar pagi yang indah.
momonway and anes
Jika berjalan diatas rumput laut ini agak jinjit-jinjit juga, soalnya ada hewan bintang laut yang sangat banyak, sehingga mau gak mau kaki ini menginjaknya dengan bunyi *kres-kres, kasiann banget benernya (tapi mau gimana lagi,he he mau enggak diinjek tapi jumlahnya ribuan bahkan jutaan disela-sela karang dan rumput laut.
karang dan rumput laut (*dua akumulasi warna yang indah...
Setelah dipuas-puasin mengambil gambar, foto-foto di kala pagi memang waktu yang sangat bagus, sinar mentari yang memberikan efek cahaya yang cerah membuat wajah-wajah yang belum mandi ini terlihat berseri-seri.
pagi yang benar-benar cerah
Selang waktu beberapa lama kita masih menunggu mas Boy untuk bangkit dari kegalauannya, kita menunggu untuk mandi bersama. Wah-wah keceriaan kita bersama baru terungkap disaat-saat seperti ini. Kita semua mandi air laut laksana anak kecil, setelah sekitar jam 7.00 air laut sudah tidak surut lagi, air laut jernih dan kita maen-maen dengan keceriaan bersama mec4_ric@.
segerrnya mandi di laut *euyy...
Berenang-renang sambil melepaskan kejenuhan kita di realita hidup, hihi.
*Travelsista (yanto, anes and momonway)
Kita siap-siap untuk mengemasi tenda dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan kita ke rumah Anes.
All of this will be a story
Dan itulah cerita momonway dalam menghabiskan hari di tahun 2012, Selamat Tahun Baru!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar