Kamis, 25 Agustus 2011

Puisimu yang Tanpa Judul

Sebelumnya maaf, karena aku telah menuliskan puisimu di blog ini, karena aku gak tau kenapa aku harus menuliskannya, hanya karena aku ingin.

Memandang derasnya alunan cinta
Menggugah sang pujangga untuk menorehkan tinta dalam bait-bait rindunya
Mencoba memahami hidup
Menderai rayuan hati ke dalam asmara Sang Illahi
Rasamu, Rasaku dan Rasa-Nya
Menjadi satu
Cintamu, Cintaku dan Cinta-Nya
bersinar dalam irodah-Nya
Jiwamu, Jiwaku dan Ruh-Nya
begitu dekat atas Ridlo-Nya

Dalam tabirku tentangmu
dan tabirku tentang-Nya
Kan aku lalui dengan keyakinanku
Dekatku tentangmu dan dekatku dengan-Nya
Menghapus satir-satir keraguan
Pancaran Nur-Nya
Memancar dalam indahnya auramu
Jernihnya keaungan-Nya terjelma dalam kelembutan hatimu

Segalanya telah menjatuhkan dan meluluhlantakkan keangkuhanku
Menyentuh sendi-sendi nurani
Menggugah keikhlasan dan tawakal Sang Illahi
Untukku...
Untuku...
Tentangmu...
Tentangku...

Selasa, 5 April 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar