Rabu, 08 Agustus 2012

Berburu Kepiting Bersama Teman-Teman Lokal

Selama enam hari berada di Karimun menjadikan Pak Taka, Dimas N Baskoro deket dan mendapatkan teman lokal setempat, sering setiap malam mereka begadang hingga jam 1 malam untuk saling bertukar pikiran katanya. Sebagai perempuan kebiasaan begadang bukan merupakan kebiasaan kami jadi aku dan anes lebih suka di kamar homestay membicarakan masalah yang ada atau apapun.

Di hari terakhir di pulau Karimun kita diajaki untuk berburu kepiting laut di pinggir kanal pantai. Tentunya menjadi tawaran yang  menyenangkan, kita diajakin berburu kepiting yang masih fresh dari pinggir pantai, dengan alat penangkap yang sudah disiapkan akhirnya perburuan kepiting segera dilakukan. Untuk hal macam ini sepertinya peran aku dan Anes tidak terlalu dibutuhkan jadi kita berdua mementingkan untuk bersepeda sore ke dermaga dan bertemu bule-bule yang sepertinya hari itu baru datang.
sup kepiting hasil tangkapan tadi sore
Malamnya kita diundang untuk makan bersama di tempat Bang Jay untuk makan hasil perburuan kita sore tadi yakni sop kepiting rebus asam. Wouw..sulit bagi kami gimana caranya makan kepiting-kepiting ini, makanya dari tadi kepiting-kepiting tersebut belum ada yang kami sentuh. Norak, habis maklum kita anak daratan yang belum pernah makan kepiting. Langsung aja bang Jay memberi contoh cara makanya. He he…
makan malam bersama

Akhirnya malam itu menjadi malam perpisahan bagi kami, terutama Pak Taka, Dimas dan Baskoro yang sudah begitu kenal dekat dengan mereka, dan sedikit bagi aku dan Anes. Namun kebersamaan makan sup kepiting asam, malam itu menjadikan hal yang mengesankan dari santapan malam yang spesial.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar